♫ About Me ♫
- Jonathan Chandra L Tobing
- Yogyakarta, DI Yogyakarta, Indonesia
- "maaf, masih banyak yang harus dibenahi dari blog ini. Trimakasih sudah mau berkunjung"
♫ Sahabat ♫
♫ Buku Tamu ♫
Selasa, 20 April 2010
ILMU DASAR BANGUNAN GEDUNG
1. PENGERTIAN BANGUNAN
Yang dimaksud dengan ilmu bangunan-gedung dan juga ilmu bangunan teknik-sipil :
Ilmu pengetahuan yang digunakan untuk perencanaan dan pelaksanaan pembuatan bangunan dan juga perbaikan bangunan.
Ilmu bangunan-gedung termasuk ilmu bangunan teknik-sipil , yang khusus mempelajari masalah gedung-gedung.
Bangunan sebagai yang dimaksudkan diatas meliputi :
1. Bangunan sebagai suatu benda hasil karya orang dengan tujuan untuk kepentingan tertentu dari seseorang atau sekumpulan orang . Karena bentuknya besar , benda tesebut tidak dapat dipindahkan atau digerakkan , kecuali dengan cara dibongkar.
2. Bangunan yang bersifat penambahan atau perubahan dari sesuatu yang telah ada , dengan suatu tujuan tertentu atau untuk kepentingan seseorang atau sekumpulan orang.
2. JENIS BANGUNAN
Karena banyaknya macam bangunan dalam teknik , maka dapat dibedakan menjadi jenis-jenis :
- Bangunan teknik-sipil kering , antara lain : rumah-rumah, gedung-gedung, pabrik, tugu-peringatan, rumah ibadah, jalan raya, bangunan “assainering”, landasan kapal terbang, dsb.
- Bangunan teknik-sipil basah , antara lain : bendungan, bangunan-irigasi, saluran air,dermaga pelabuhan, menara air, turap-turap, jembatan, dsb.
Jenis bahan yang digunakan, banyak berupa : kayu, bata, batu beton, dan baja.
3. FUNGSI POKOK PEMBUATAN BANGUNAN
Fungsi pembuatan bangunan yang terpenting ialah agar setiap bangunan kuat, awet, tidak mudah rusak, sehat untuk ditempati, aman terhadap bangunan yang ada disekelilingnya.
Bangunan-bangunan akan lebih awet, bila didirikan ditempat-tempat tidak terkena air, tidak terdapat gempa bumi, dengan intensitas besar. Air yang mengandung garam, seperti air laut misalnya, akan menjadikan bangunan lekas rusak disbanding dengan bangunan yang didirikan ditempat yang ada airnya.
4 BAGIAN-BAGIAN DARI BANGUNAN GEDUNG
Menurut susunannya pembagian bangunan khususnya khususnya bangunan gedung dibagi menjadi :
- Bangunan bawah, yaitu : bagian-bagian yang ada dibawah muka lantai, yang ada dibawah tanah.
- Bangunan atas, yaitu bagian yang ada diatasnya seperti tembok diatasnya, pintu/jendela, kolom-kolom, balok cincin, (ring balk) serta rangkap atap dan bagian-bagian penutupnya.
Yang termasuk bangunan bawah ialah suatu konstruksi yang dibuat untuk menahan seluruh berat bangunan yang ada diatasnya termasuk berat fodasi itu sendiri, oleh karena itu bangunan bawah harus kuat, tidak mudah bergerak kedudukannya dan tetap mantap (stabil).
Bangunan bawah yaitu fondasi mempunyai hubungan langsung dengan dasar tanah keras dibawahnya, disamping itu harus terletak pada tempat yang suhunya tidak berubah-ubah. Ini dicapai dengan menempatkan dasar fondasi pada kedalaman dibawah muka tanah. Maksud lain dari penempatan ini, karena didekat muka tanah mengandung humus (zat organk).
Oleh karena itu, dasar fondasi harus terletak pada kedalaman 60-80 cm dibawah muka tanah, untuk bangunan sederhana. Dan untuk bangunan yang berat harus dihitung menurut Ilmu Fondasi.
Bangunan atas yaitu bagian-bagian yang terletak diatas bangunan bawah. Seluruh berat bangunan atas diteruskan pada bangunan bawah yang terletak dibawahnya kepada tanah dasar dibawahnya. Fondasi mempunyai peranan penting pada konstruksi bangunan, dan mempunyai bagian tersendiri dalam pemilihan fondasi yang akan dibuat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: